PENGANTAR AKUNTANSI DAN PERUSAHAAN
PENGANTAR AKUNTANSI
Nama
: Cornelius Napitu
NIM
: 41816210027
DOSEN
PEMBIMBING
Sakius Tarigan, SE, MMSI
UNIVERSITAS
MERCU BUANA BEKASI
FASILKOM
TAHUN
AJARAN 2016 - 2017
Perkembangan
Akuntansi dalam Bisnis dan Definisi Akuntansi
Dunia bisnis saat ini tidak dapat terlepas dari
akuntansi. Akuntansi memegang peranan penting bagi perusahaan. Akuntansi
memberikan informasi mengenai kinerja keuangan perusahaan, ataupun kondisi
keuangan perusahaan pada suatu waktu tertentu.
Dalam buku A Statement
of Basic Accounting Theory (ASOBAT) yang disusun oleh American Accounting Association (AAA) dijelaskan, akuntansi adalah
proses mengidentifikasi, mengukur, dan menyampaikan informasi dalam hal
mempertimbangkan berbagai alternatif dalam mengambil kesimpulan oleh para
pemakainya.
American
Institute of Certified Public Accounting (AICPA) mendefinisikan akuntansi sebagai seni pencatatan, penggolongan, dan
pengikhtisaran dengan cara tertentu dan dalam ukuran moneter, transaksi dan
kejadia-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan termasuk menafsirkan
hasil-hasilnya
Accounting Principle
Board (APB) Statement No.4 mendefinisikan akuntansi sebagai suatu
aktivitas jasa. Fungsinya adalah untuk memberikan informasi kuantitatif,
umumnya dalam ukuran uang, mengenai suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk
digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi sebagai dasar memilih di antara
beberapa alternatif.
Pengguna laporan
keuangan terdiri dari 2 (dua) pihak :
- Pihak Internal : Pemilik, Manajer
- Pihak Eksternal : Bank, Pemasok, Kreditur,
Pemerintah, Masyarakat, Serikat Pekerja Investor (pemegang saham)
Kerangka
Dasar Teori Akutansi
Elemen-elemen pembentuk
struktur teori akuntansi adalah sebagai berikut :
- Pernyataan tujuan laporan keuangan
- Pernyataan postulat dan konsep teoritis akuntansi
yang terkait dengan asumsi-asumsi lingkungan dan sifat akuntansi, postulat
diturunkan dari pernyataan tujuan
- Pernyataan tentang prinsip dasar akuntansi dikembangkan berdasarkan postulat dan konsep teoritis
- Teknik-teknik akuntansi yang dikembangkan berdasarkan prinsip akuntansi
Postulat / Asumsi Akuntansi adalah pernyataan
yang tidak perlu dibuktikan atau aksioma yang telah diakui secara umum yang
harus sesuai dengan tujuan laporan keuangan dan menggambarkan lingkungan
ekonomi, politik, sosiologi, dan hukum di mana akuntasi akan beroperasi.
Struktur akuntansi antara lain dibangun oleh asumsi-asumsi dasar sebagai
berikut :
- Azas Kesatuan Usaha (Business Unit Entity)
Badan
usaha dianggap suatu entitas sendiri yang lepas dari pemiliknya sehingga
pelaporan keuangan perusahaan tentunya terlepas dari laporan keuangan pemilik.
Pemilik dan usahanya merupakan dua individu yang berbeda dan tidak saling
terkait secara keuangan.
- Azas Kesinambungan (Going Concern)
Perusahaan
dalam melakukan kegiatannya selalu berusaha mempertahankan kelangsungan
uasahanya. Asumsi ini menjelaskan bahwa perusahaan akan terus berjalan dalam
jangka waktu yang lama dan tidak akan dilikuidasi (ditutup) sehingga selama itu
pula perusahaan harus melakukan kegiatan akuntansi dan pelaporan keuangan.
- Azas Pengukuran Nilai Mata uang (Stable Monetary
Unit)
Selama
transaksi usaha, aktiva, kewajiban, dan modal yang terdapat dalam perusahaan
diukur dengan satuan mata uang tertentu.
- Azas Periode Akuntansi (Time periode)
Proses akuntansi
harus memiliki periode waktu tertentu sehingga pengukuran kinerja perusahaan
dapat dinilai.
Tujuan lapran
keuangan
adalah menyediakan informasi menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan
posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna
dalam pengambilan keputusan ekonomi.
Konsep Teoritis Akuntansi adalah postulat yang
menggambarkan sifat kesatuan akuntansi yang beroperasi menandai hak-hak
kepemilikan kekayaan. Konsep teoritis akuntansi terdiri dari :
- Teori Proprietary
Entitas
/perusahaan merupakan agen di mana pengusaha /pemilik modal menjalankan
operasional bisnis. Tujuan penting teori ini adalah penentuan dari analisis
terhadap kekayaan bersih milik proprietor, maka persamaan akuntansinya :
Assets – Liabilities
= Proprietor’s Equity
- Teori Entitas
Perusahaan
dianggap terpisah dan harus dibedakan dari para pemilik modal, maka persamaan
akuntansinya :
Assets =
Equities atau Assets = Liabilities + Stockholders
Equities
- Teori Dana
Suatu
entitas terdapat sumberdaya ekonomi berupa dana , dan kewajiban utang serta
batasan tertentu dalam hal penggunaan sumberdaya ekonomis. Persamaan
akuntasinya :
Assets = Batasan
Penggunaan Assets
Kosep Dasar Akuntansi
HARTA = UTANG + MODAL
Konsep
di atas memaparkan sisi kiri sebagai kekayaan entitas (perusahaan) dan sisi
kanan menggambarkan bagaimana kekyaan entitas tersebut didanai (baik oleh utang
atau modal sendiri).
Prinsip Akuntansi adalah ketentuan /pedoman yang diputuskan
dan disepakati secara umum berdasarkan tujuan dan konsep teoritis akuntansi,
yang dijadikan landasan untuk penetapan teknik akuntansi. Berikut
prinsip-prinsip dasar dalam kerangka konseptual keuangan :
- Harga Perolehan (Historical Cost)
Harga
perolehan adalah sejumlah uang yang dikeluarkan untuk memperoleh asset sehingga
assets tersebut siap digunakan dalam aktivitas perusahaan secara normal.
- Pengakuan Pendapatan (Measurement)
Prinsisp
pendapatan menyatakan kapan suatu pendapatan (Revenue) diakui dan dicatat dalam
jurnal dan jumlah dari pendapatan yang dicatat. Secara umum pendapatan diakui
pada saat pendapatan tersebut dimiliki.
- Penandingan Beban dan Pendapatan (Matching Concept)
Prinsip
akuntansi yang mengharuskan akuntan menandikan pendapatan dan beban periode
pada periode yang sama untuk menghasilkan laba atau rugi bersih. Prinsip
penandingan digunakan dalam teknik penyusunan laba rugi.
- Pengakuan Penuh (Full Disclosure)
Dalam
penyusunan laporan keuangan akuntan wajib memberikan informasi yang memadai
mengenai semua unsur dalam laporan keuangan sehingga tidak membingungkan
pengguna laporan. Prinsip pengungkapan penuh mendasari penyusunan catatan atas
laporan keuangan.
Prinsip Akuntansi yang berlaku umum
Standar dan prosedur
akuntansi yang telah ada disebut Prinsip akuntansi yang Berlaku Umum atau di
Amerika disebut Genarally Accepted Accounting Principles (GAAP). Prinsip
akuntansi yang berlaku umum adalah prinsip dan konsep yang digunakan oleh para
akuntan dalam menyusun laporan keuangan. GAAP ini mengatur segala prinsip dan
praktik akuntansi yang dasar dan dapat menimbulkan perdebatan sehingga dapat
diterima secara umum dan berguna bagi pemakainya. Prinsip Akuntansi yang
Berlaku Umum di Indonesia disebut Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang disusun
oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI).
Teknik Akuntansi adalah aturan
tertentu yang diterapkan berdasarkan prinsip akuntansi, yang digunakan sebagai
pedoman untuk mencatatkan transaksi atau peristiwa tertentu yang dihadapi oleh
entitas akuntansi.
Manfaat Akuntansi
Secara umum:
1. Agar pengguna mendapatkan informasi ekonomi yang akurat
sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat.
2.
Agar manajemen dapat memberikan pertanggungjawaban kepada pemilik perusahaan.
3.
Untuk mengetahui perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun.
Secara
Khusus:
1.
Memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai aset, kewajban,
serta modal suatu perusahaan.
2.
Memberikan informasi perubahan dalam aset neto perusahaan yang timbul dari
kegiatan usaha dalam rangka memperoleh laba.
3.
Membantu pemakai laporan untuk menaksir potensi perusahaan dalam menghasilkan
laba.
4.
Memberi informasi mengenai perubahan dalam aset dan kewajiban suatu perusahaan.
5.
mengungkapkan sejauh mungkin informasi lain berkenaan dengan laporan keuangan
dan relevan untuk kebutuhan pemakai laporan
Profesi
Akuntansi
Akuntansi
keuangan (financial accounting) sangat terkait
dengan pencatatan dan pelaporan data dan aktivitas ekonomi suatu perusahaan.
Selain laporan ini berguna bagi manajer, laporan tersebut juga menjadi laporan
utama bagi pemilik usaha, kreditor, badan pemerintah dan masyarakat.
Akuntansi
manajemen (management accounting),
menggunakan akuntansi keuangan maupun data estimasi untuk membantu manajemen
dalam menjalankan aktivitas operasional harian dan merencanakan aktivitas
operasional di masa depan. Akuntan manajemen memperoleh dan melaporkan
informasi yang relevan dan tepat waktu untuk keperluan pembuatan keputusan yang
dilakukan oleh manajemen.
Akuntan
publik, merupakan akuntan yang memiliki posisi
independen dan bekerja untuk berbagai pihak yang membutuhkan jasa mereka dalam
memeriksa dan menilai kewajaran laporan keuangan suatu perusahaan.
Akuntan
intern, merupakan
akuntan yang bekerja pada perusahaan-perusahaan swasta. Tugas akuntan
intern adalah merencanakan sistem akuntansi, mengatur pembukuan dan
membuat ikhtisar-ikhtisar keuangan.
Akuntan
pemerintah, merupakan
akuntan yang bertugas pada perusahaan-perusahaan Negara, bank-
bank pemerintah, Direktorat Jendral Pajak, Direktorat Jendral Pengawas
Keuangan Negara dan sebagainya.
Akuntan
pendidik, merupakan
akuntan yang bekerja pada sektor pendidikan.
Peranan
Etika dalam Bisnis
Prinsip moral yang mengarahkan individu dalam
bertindak disebut etika (ethics). Prinsip moral yang menjadi dasar bagi perilaku yang etis antara lain:
1. Hindari
pelanggaran etika yang kecil.
2. Pusatkan
perhatian pada reputasi jangka panjang.
3. Bersiaplah
menghadapi konsekuensi yang kurang baik bagi diri Anda bila
berpegang
pada perilaku etis.
Download File dengan format WORD Silahkan Click Gambar dibawah ini :


0 komentar :
Posting Komentar