PENGANTAR AKUNTANSI DAN PERUSAHAAN

Rabu, 14 Juni 2017

PENGANTAR AKUNTANSI DAN PERUSAHAAN



PENGANTAR AKUNTANSI


Nama : Cornelius Napitu
NIM : 41816210027
DOSEN PEMBIMBING
Sakius Tarigan, SE, MMSI
UNIVERSITAS MERCU BUANA BEKASI
FASILKOM
TAHUN AJARAN 2016 - 2017

Perkembangan Akuntansi dalam Bisnis dan Definisi Akuntansi

Dunia bisnis saat ini tidak dapat terlepas dari akuntansi. Akuntansi memegang peranan penting bagi perusahaan. Akuntansi memberikan informasi mengenai kinerja keuangan perusahaan, ataupun kondisi keuangan perusahaan pada suatu waktu tertentu.

Dalam buku A Statement of Basic Accounting Theory (ASOBAT) yang disusun oleh American Accounting Association (AAA) dijelaskan, akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur, dan menyampaikan informasi dalam hal mempertimbangkan berbagai alternatif dalam mengambil kesimpulan oleh para pemakainya.

American Institute of Certified Public Accounting (AICPA) mendefinisikan akuntansi sebagai seni pencatatan, penggolongan, dan pengikhtisaran dengan cara tertentu dan dalam ukuran moneter, transaksi dan kejadia-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan termasuk menafsirkan hasil-hasilnya

Accounting Principle Board (APB) Statement No.4 mendefinisikan akuntansi sebagai suatu aktivitas jasa. Fungsinya adalah untuk memberikan informasi kuantitatif, umumnya dalam ukuran uang, mengenai suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi sebagai dasar memilih di antara beberapa alternatif.

Pengguna laporan keuangan terdiri dari 2 (dua) pihak :
  1. Pihak Internal : Pemilik, Manajer
  2. Pihak Eksternal : Bank, Pemasok, Kreditur, Pemerintah, Masyarakat, Serikat Pekerja Investor (pemegang saham)
Kerangka Dasar Teori Akutansi
Elemen-elemen pembentuk struktur teori akuntansi adalah sebagai berikut :
  1. Pernyataan tujuan laporan keuangan
  2. Pernyataan postulat dan konsep teoritis akuntansi yang terkait dengan asumsi-asumsi lingkungan dan sifat akuntansi, postulat diturunkan dari pernyataan tujuan
  3. Pernyataan tentang prinsip dasar akuntansi dikembangkan berdasarkan postulat dan konsep teoritis
  4. Teknik-teknik akuntansi yang dikembangkan berdasarkan prinsip akuntansi
Postulat / Asumsi Akuntansi adalah pernyataan yang tidak perlu dibuktikan atau aksioma yang telah diakui secara umum yang harus sesuai dengan tujuan laporan keuangan dan menggambarkan lingkungan ekonomi, politik, sosiologi, dan hukum di mana akuntasi akan beroperasi. Struktur akuntansi antara lain dibangun oleh asumsi-asumsi dasar sebagai berikut :
  1. Azas Kesatuan Usaha (Business Unit Entity)
Badan usaha dianggap suatu entitas sendiri yang lepas dari pemiliknya sehingga pelaporan keuangan perusahaan tentunya terlepas dari laporan keuangan pemilik. Pemilik dan usahanya merupakan dua individu yang berbeda dan tidak saling terkait secara keuangan.
  1. Azas Kesinambungan (Going Concern)
Perusahaan dalam melakukan kegiatannya selalu berusaha mempertahankan kelangsungan uasahanya. Asumsi ini menjelaskan bahwa perusahaan akan terus berjalan dalam jangka waktu yang lama dan tidak akan dilikuidasi (ditutup) sehingga selama itu pula perusahaan harus melakukan kegiatan akuntansi dan pelaporan keuangan.
  1. Azas Pengukuran Nilai Mata uang (Stable Monetary Unit)
Selama transaksi usaha, aktiva, kewajiban, dan modal yang terdapat dalam perusahaan diukur dengan satuan mata uang tertentu.
  1. Azas Periode Akuntansi (Time periode)
Proses akuntansi harus memiliki periode waktu tertentu sehingga pengukuran kinerja perusahaan dapat dinilai.
Tujuan lapran keuangan adalah menyediakan informasi menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi.
Konsep Teoritis Akuntansi adalah postulat yang menggambarkan sifat kesatuan akuntansi yang beroperasi menandai hak-hak kepemilikan kekayaan. Konsep teoritis akuntansi terdiri dari :
  1. Teori Proprietary
Entitas /perusahaan merupakan agen di mana pengusaha /pemilik modal menjalankan operasional bisnis. Tujuan penting teori ini adalah penentuan dari analisis terhadap kekayaan bersih milik proprietor, maka persamaan akuntansinya :
Assets – Liabilities = Proprietor’s Equity
  1. Teori Entitas
Perusahaan dianggap terpisah dan harus dibedakan dari para pemilik modal, maka persamaan akuntansinya :
Assets = Equities    atau    Assets = Liabilities + Stockholders Equities

  1. Teori Dana
Suatu entitas terdapat sumberdaya ekonomi berupa dana , dan kewajiban utang serta batasan tertentu dalam hal penggunaan sumberdaya ekonomis. Persamaan akuntasinya :
Assets = Batasan Penggunaan Assets

Kosep Dasar Akuntansi

HARTA = UTANG + MODAL
Konsep di atas memaparkan sisi kiri sebagai kekayaan entitas (perusahaan) dan sisi kanan menggambarkan bagaimana kekyaan entitas tersebut didanai (baik oleh utang atau modal sendiri).
Prinsip Akuntansi adalah ketentuan /pedoman yang diputuskan dan disepakati secara umum berdasarkan tujuan dan konsep teoritis akuntansi, yang dijadikan landasan untuk penetapan teknik akuntansi. Berikut prinsip-prinsip dasar dalam kerangka konseptual keuangan :
  1. Harga Perolehan (Historical Cost)
Harga perolehan adalah sejumlah uang yang dikeluarkan untuk memperoleh asset sehingga assets tersebut siap digunakan dalam aktivitas perusahaan secara normal.
  1. Pengakuan Pendapatan (Measurement)
Prinsisp pendapatan menyatakan kapan suatu pendapatan (Revenue) diakui dan dicatat dalam jurnal dan jumlah dari pendapatan yang dicatat. Secara umum pendapatan diakui pada saat pendapatan tersebut dimiliki.
  1. Penandingan Beban dan Pendapatan (Matching Concept)
Prinsip akuntansi yang mengharuskan akuntan menandikan pendapatan dan beban periode pada periode yang sama untuk menghasilkan laba atau rugi bersih. Prinsip penandingan digunakan dalam teknik penyusunan laba rugi.
  1. Pengakuan Penuh (Full Disclosure)
Dalam penyusunan laporan keuangan akuntan wajib memberikan informasi yang memadai mengenai semua unsur dalam laporan keuangan sehingga tidak membingungkan pengguna laporan. Prinsip pengungkapan penuh mendasari penyusunan catatan atas laporan keuangan.
Prinsip Akuntansi yang berlaku umum
Standar dan prosedur akuntansi yang telah ada disebut Prinsip akuntansi yang Berlaku Umum atau di Amerika disebut Genarally Accepted Accounting Principles (GAAP). Prinsip akuntansi yang berlaku umum adalah prinsip dan konsep yang digunakan oleh para akuntan dalam menyusun laporan keuangan. GAAP ini mengatur segala prinsip dan praktik akuntansi yang dasar dan dapat menimbulkan perdebatan sehingga dapat diterima secara umum dan berguna bagi pemakainya. Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum di Indonesia disebut Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang disusun oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI).
Teknik Akuntansi adalah aturan tertentu yang diterapkan berdasarkan prinsip akuntansi, yang digunakan sebagai pedoman untuk mencatatkan transaksi atau peristiwa tertentu yang dihadapi oleh entitas akuntansi.

Manfaat Akuntansi

Secara umum:

1. Agar pengguna  mendapatkan informasi ekonomi yang akurat sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat.

2. Agar manajemen dapat memberikan pertanggungjawaban kepada pemilik perusahaan.

3. Untuk mengetahui perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun.

Secara Khusus:

1. Memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai aset, kewajban, serta modal suatu perusahaan.

2. Memberikan informasi perubahan dalam aset neto perusahaan yang timbul dari kegiatan usaha dalam rangka memperoleh laba.

3. Membantu pemakai laporan untuk menaksir potensi perusahaan dalam menghasilkan laba.

4. Memberi informasi mengenai perubahan dalam aset dan kewajiban suatu perusahaan.

5. mengungkapkan sejauh mungkin informasi lain berkenaan dengan laporan keuangan dan relevan untuk kebutuhan pemakai laporan

Profesi Akuntansi

Akuntansi keuangan (financial accounting) sangat terkait dengan pencatatan dan pelaporan data dan aktivitas ekonomi suatu perusahaan. Selain laporan ini berguna bagi manajer, laporan tersebut juga menjadi laporan utama bagi pemilik usaha, kreditor, badan pemerintah dan masyarakat.
            Akuntansi manajemen (management accounting), menggunakan akuntansi keuangan maupun data estimasi untuk membantu manajemen dalam menjalankan aktivitas operasional harian dan merencanakan aktivitas operasional di masa depan. Akuntan manajemen memperoleh dan melaporkan informasi yang relevan dan tepat waktu untuk keperluan pembuatan keputusan yang dilakukan oleh manajemen.
Akuntan publik,  merupakan akuntan yang memiliki posisi independen dan bekerja untuk berbagai pihak yang membutuhkan jasa mereka dalam memeriksa dan menilai kewajaran laporan keuangan suatu perusahaan.
Akuntan intern, merupakan akuntan yang bekerja pada perusahaan-perusahaan swasta. Tugas akuntan  intern adalah merencanakan sistem akuntansi, mengatur pembukuan dan membuat ikhtisar-ikhtisar keuangan.
Akuntan pemerintah, merupakan akuntan yang bertugas pada perusahaan-perusahaan Negara, bank- bank pemerintah, Direktorat Jendral Pajak, Direktorat Jendral Pengawas Keuangan Negara dan sebagainya.
Akuntan pendidik, merupakan akuntan yang bekerja pada sektor pendidikan.

Peranan Etika dalam Bisnis
Prinsip moral yang mengarahkan individu dalam bertindak disebut etika (ethics). Prinsip moral yang menjadi dasar bagi perilaku yang etis antara lain:
1.    Hindari pelanggaran etika yang kecil.
2.    Pusatkan perhatian pada reputasi jangka panjang.
3.    Bersiaplah menghadapi konsekuensi yang kurang baik bagi diri Anda bila
            berpegang pada perilaku etis.


Download File dengan format WORD Silahkan Click Gambar dibawah ini :
 http://bit.ly/2rhGkKj








0 komentar :

Posting Komentar